Sabtu, Juli 20, 2019
Kalimantan Tengah

Timsel Komisioner KPU Kalteng Disorot Karena Loloskan Calon Diduga Tak Penuhi Syarat

Gambar dokumen hasil tes psikologi yang disebut diterbitkan Bagian Psikologi, Biro Sumber Daya Manusia Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, berisi hasil tes psikologi calon komisioner Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2018-2023. (net/celebnews.di)
48Views

PALANGKA RAYA, Mediaborneo.com – Tim Seleksi calon komisinoer Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kalimantan Tengah mendapat sorotan publik. Pasalnya, sejumlah nama yang dinyatakan tidak direkomendasikann dalam tes psikologi malah ditetapkan sebagai calon kuat.

Sepuluh nama yang lolos itu yakni, Anyulatha Haridison (38), Bhayu Rhama (39), Eko Wahyu Sulistiobudi (43), Gazalirahman (40), Hermain (42), Sahlin (60), Sapta Tjita (43), Sastriadi (50) Taibah Istiqomah (36), Wawan Wiratmadja (44).

Dalam dokumen hasil tes psikologi yang disebut diterbitkan Bagian Psikologi, Biro Sumber Daya Manusia Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, tiga nama dari calon itu dinyatakan tidak direkomendasikan. Mereka masuk dalam 21 dari 35 pendaftar yang meraih nilai tes psikologi kurang dari 60.

Merujuk pada Keputusan KPU RI nomor 252/PP.06-Kpt/05/KPU/III/2018 tentang Juknis Seleksi Anggota KPU Provinsi dan Kabupaten/kota pada ketentuan BAB II, dimana menerangkan ambang batas kelulusan 60. Dengan keterangan 60 sampai 100 direkomendasikan bagi calon anggota KPU Provinsi.

Namun Tim Seleksi KPU Kalteng yang berjumlah lima orang diketuai Dr. Hamdanah, mengumumkan 21 orang peserta seleksi yang lolos tes psikologi ini, dengan menambahkan tujuh orang yang tidak mencapai angka ambang batas kelulusan atau tidak direkomendasikan.

Nama dan nilai yang diraih calon Komisioner KPU Kalteng dalam tes psikologi

Kepala Ombusman RI Perwakilan Kalimantan Tengah Toeseng TT Asang dimintai komentar mengatakan, sangat menyangkan jika hal tersebut benar terjadi. Karena menurut dia, tim seleksi haruslah professional, independen dan menjaga integritas.

Dia pun menyarankan Dewan Kode Etik KPU untuk melakukan investigasi dugaan ini karena dapat berdampak fatal terhadap demokrasi di Kalimantan Tengah. “Apalagi terkait kesehatan dan psikotes itu sangat berdampak pada kinerja KPU,” ujarnya, Minggu (22/4/2018).

Sebelumnya, tim seleksi menetapkan sepuluh nama dalam sidang pleno terhadap hasil tes yang dilakukan terhadap masing-masing calon komisioner yang masuk kepada tim seleksi. Lima orang tim seleksi tersebut antara lain, Ketua Hj Hamdanah, Sekretaris Laksminarti, dan tiga orang anggota yakni Sabian Utsman, Pranata dan Zainap Hartati.

Ketua Timsel Komisioner KPU Kalteng, Hj Hamdanah, mengatakan, dalam menentukan calon tersebut, pihaknya berpatokan pada ketentuan PKPU yang telah mengatur aturan main seleksi. Mereka juga sudah disumpah berdasarkan agama masing-maaing, sebelum menjabat sebagai timsel untuk bersikap jujur dan objektif dalam melakukan seleksi.

Tinggalkan Balasan