Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan Persatuan Wartawan Indonesia Kalimantan Tengah Haris Sadikin sedang menjawab pertanyaan tentang peranan pers dalam pencegahan pelanggaran Hak Azasi Manusia di Kalimantan Tengah. Forum dialog ini digelar Lembaga Tunas Borneo untuk memperingati Hari Hak Azasi Internasional yang jatuh tiap 10 Desember, Senin (18/12/2017).

MEDIABORNEO, Palangka Raya – Peringatan hari Hak Azasi Manusia (HAM) Internasional yang jatuh tiap 10 Desember, Lembaga Tunas Borneo menggelar forum diskusi bersama sejumlah organisasi kepemudaan dan himpunan mahasiswa di Palangka Raya, Senin (18/12/2017).

Adapun tema yang diangkat yakni “Membangun Kesadaran Bersama Mencegah Praktek Pelanggaran HAM di Kalteng”.

Direktur Tunas Borneo Aan Nurhasan menjelaskan, dengan forum itu diharapkan terbagun pengetahuan dan kesadaran tentang HAM. Dengan itu maka diharapkan dapat mencegah seseorang menjadi pelaku maupun korban pelanggaran HAM.

β€œDengan pengetahuan tentang hak-hak maka otomatis mencegah seseorang menjadi pelaku atau korban pelanggaran HAM,” kata Aan di lokasi kegiatan, Aula KNPI Kalimantan Tengah, Jalan Tjilik Riwut Palangka Raya.

Dalam forum yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB itu, ada beberapa topik yang dibahas. Antara lain sudut pandang HAM dilihat dari aspek hukum, sosial masyarakat dan peranan dalam pencegahan terjadinya pelanggaram HAM.

Kemudian peserta kegiatan secara bersama-sama mengupas isu-isu nasional yang sedang berkembang saat ini dari prespektif HAM. Salah satu topik yang cukup panas yaitu mengenai putusan Mahkamah Konstitusi terkait LGBT dan pernikahan beda agama. (ron)

BERBAGI