MEDIABORNEO, Palangka Raya – Upaya pengungkapan kasus tindak pidana narkotika serta pemutusan jaringan sindikat narkotika yang dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah selama Tahun 2017 diseluruh jajaran telah berhasil mengungkap sebanyak 4 Jaringan dengan total barang bukti 1,5 Kilogram.

Hal ini disampaik oleh Kepala BNNP Kalteng, Brigjend Pol. Lilik Heri Setiadi MSi pada saat menyampaiak rilis akhir Tahun 2017 di Kantor BNNP Kalteng Jalan Tangkasiang, Kota Palangka Raya, Rabu (27/12/2017).

“Selama 2017 kita berhasil mengaungkap 4 Jaringan Narkoba yang berasal dari Medan, Batam, Madura dan Kalimantan Barat dengan jumalah 28 kasus yang terdiri dari 26 kasus telah P21dan 2 kasus dalam proses dengan 31 orang tersangka dengan total barang bukti yang berhasil disita sebanyak 1491.092 gram Shabu,”ungkapnya kepada wartawan.

“Sebuah prestasi yang tidak buruk jika kita bandingkan dengan segala keterbatasan yang dimiliki BNNP Kalimantan Tengah,”tambahnya.
Selain itu, lanjut Lilik, BNNP Kalteng juga telah melaksanakan Razia Ops Bersinar di beberapa tempat di wilayah Kalimantan Tengah antara lain di Kota Palangka Raya, Kabupaten Kotim dan Kabupaten Kobar dan berhasil mengamankan 93 orang pemakai narkotika yang kemudian di rujuk untuk menjalani program rehabilitasi dan atau wajib lapor.
“Sebagai upaya mensukseskan Gerakan Kalteng Bersinar  telah dilaksanakan 3.243  Test Urine  di lingkungan Instansi Pemerintah, TNI – POLRI, Swasta, Lingkungan Pendidikan, Swasta dan Kelompok Masyarakat. Dan 54 orang dinyatakan positif dari instansi swasta,”ucapnya.
Test Urine dilaksanakan sebagai langkah preventif dan represif untuk menekan peningkatan penyalahgunaan narkotika dan screening dalam menentukan status pelanggaran tindak pidana narkotika yang telah dilakukan.
Jendral Bintang satu ini berharap di Tahun 2018 dapat mengungkap lebih banyak lagi karena menrut data dalam setiap bulan ada barang yang masuk dan melintasi Kota Palangka Raya sebanyak 20 Kg shabu.
“Disinyalir adanya jaringan baru yang lebih besar lagi dan kita akan ungkap pada tahun 2018,”tegasnya. (Dino)

BERBAGI