PALANGKA RAYA – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu) Kalteng Satriadi menjelaskan, dari 11 kabupaten dan kota yang menggelar pesta demokrasi tahun 2018, tiga wilayah terendah kerawanan pilkada yakni Kabupaten Kapuas dengan nilai 1,67, Sukamara 1,19 dan Barito Utara 1,75. Sementara kabupaten lain masuk dalam kategori rawan sedang.

Baca juga: Partai Demokrat Dukung Calon Wali Kota yang Diusung PDIP 

“Angka tersebut berdasarkan indikator. Semakin rendah angkanya, semakin rendah kerawanannya. Jika merujuk pada data, Kota Palangka Raya dengan kerawanan 2,03 perlu diantisipasi dari dimensi kontestasi 2,63 khususnya pada variabel kampanye karena adanya penggunaan isu SARA, kemungkinan besar akan digunakan lagi pada Pilwalkot tahun 2018,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskan, untuk dimensi penyelenggaraan di angka 2,53, perlu diantisipasi integritas penyelenggaraannya karena sebelumnya ada kasus pemberhentian tetap terhadap penyelenggara pemilu kota oleh DKPP.

“Kita juga melihat dari kasus pidana tiga komisioner Panwaslu dan satu orang staf sekretariat pada Pilwakot 2013 lalu karena korupsi Rp 200 juta yang divonis satu tahun,” tutupnya. (fer)

BERBAGI