supri
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Murung Rayam Ferdinand Wijaya.

MURUNG RAYA – 4 desa di 3 kecamatan di Kabupaten Murung Raya terancam mengalami krisis pangan akibat ketiadaan infrastruktur penghubung. Akses yang bisa dilalui untuk menuju desa-desa itu hanya melalui jalur Sungai Barito.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Murung Raya Ferdinand Wijaya menjelaskan, desa-desa tersebut diantaranya Desa Tumbang Topus, Dusun Tronoi di Kecamatan Uut Murung, Desa Tumbang Tujang Kecamatan Seribu Riam dan Desa Tumbang Tonduk Kecamatan Laung Tuhup.

[irp]

“Bukan karena ketiadaan pangan, tapi karena akses masuk yang susah menyebabkan daerah tersebut berpotensi rawan pangan,” ungkap Ferdinand, Rabu (8/11/2017).

Persoalan infrastruktur jalan ini sebenarnya sudah lama menjadi penyebab rawan krisis pangan di desa-desa itu. Sebab dalam musim tertentu sangat tidak mudah untuk bisa menembus empat daerah itu dan juga biaya perjalanan yang mahal.

Menurut Ferdinand, untuk mencegah rawan pangan terjadi pihaknya pada 2018 merencanakan membuat lumbung pangan di wilayah desa tersebut. Agar bila, terdesak masyarakat tidak kesulitan mencari pangan.

[irp]

“Rencanaya kita menganggarkan 4 ton beras untuk mengisi lungbung pangan ini biarpun jumlah ideal untuk satu kabupaten kurang lebih 100 ton ,” tambah Ferdinand.

Ferdinan berharap agar program yang direncanakan tersebut bisa disetujui oleh pihak atauntim anggaran Kabupaten Mura. Karena program tersebut sangat membatu masyarakat secara langsung yang kebetulan daerah sulit mendapatkan pangan.

BERBAGI