NANGA BULIK – Tedy, seorang guru di Kabupaten Lamandau menjadi korban perampokan. Uang koperasi Rp69.800.000 raib dibawa kabur terduga perampok, Rabu (18/10/2017).

Peristiwa itu terjadi di sekitar Pukul 07.43 WIB di Jalan Trans Kalimantan Km 17 Kecamatan Nanga Bulik Kabupaten Lamandau. Saat itu korban sedang dalam perjalanan ke Desa Liku Kecamatan Bulik dengan menggunakan sepeda motor.

“Tiba-tiba ditengah kondisi jalan sepi datang pelaku yang membacok punggung. Saya berhenti dan standarkan sepeda motor terus kesamping motor sambil mencari batu tapi pelaku justru mengambil plastik yang berisi uang,” ungkap Tedy, Kamis (19/10/2017).

Tedy menjelaskan, dirinya mengendari sepeda motor honda KH 5304 RG, sedangkan pelaku hanya satu orang dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion warna putih. Selain kehilangan uang, korban mengalami luka dipinggang karenba sabetan senjata tajam.

Korban Tedy membenarkan, memang Senin (16/10) mengambil uang di salah satu bank di Kota Nanga Bulik. Uang akan dibawa ke Desa Liku Kecamatan Bulik dan itu merupakan uang koperasi.

Sementara Kapolres Lamandau AKBP Andhika K Wiratama membenarkan kejadian tersebut, bahkan anggotanya ke lokasi kejadian. Korban Tedy sudah melaporkan Polres Lamandau. Kasusnya dalam penyelidikan Satreskrim Polres Lamandau dan Polsek Bulik untuk pengembangan selanjutnnya.

“Kita masih lakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kejadian ini,” kata Andhika.

Kapolres menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Lamandau yang melakukan aktifitas ekonomi, khususnya pengambilan uang. Sehingga dapat meminta bantuan dari kepolisian untuk pengamanan agar tidak ada aksi kejahatan.

“Kita siap melakukan pengawalan kepada masyarakat yang ingin mengambil uang, baik untuk perekonomian maupun gaji,” tegasnya.

BERBAGI