12 PAC Pertanyakan Keabsahan Kepengurusan DPC PBB Kapuas

Perwakilan 12 Ketua PAC PBB menyatakan keberatan terhadap kepenguran DPC PBB yang baru, Jumat (9/2/2018).

KAPUAS, Mediaborneo.com – 12 Pengurus Anak Cabang (PAC) mempertanyakan keabsahan Dewan Pengurus Cabang Partai Bulan Bintang (DPC PBB) Kabupaten Kapuas. Mereka menilai kepengurusan yang baru tidak sesua dengan anggaran dasar rumah tangga (ADRT) partai.

“Kami tidak pernah diundang atau-pun mendapat pembiritahuan adanya kepengurusan DPC PBB yang baru,” kata Ketua PAC PBB Kecamatan Kapuas Timur Ramdahni, Jumat (9/2/2018).

Karena prosesnya dinilai tidak sesuai mekanisme dan cacat hukum, Ramdhani mengatakan kepengurusan di tingkat kabupaten tidak sah. Apalagi sejumlah pengurus masih menjabat pengurus di partai lain.

“Bahkan ada penasihat salah satu partai yang menduduki jabatan sebagai ketua majelis pertimbangan partai DPC PBB. Inikan lucu sekali,” terang Rahmadani bersama 11 pimpinan PAC lainnya.

Dijelaskan Ramdahni, kepengurusan baru harunys dibentuk melalu musyawarah luar biasa. Sementara sepengetahuan dia dan teman-temannya, prosedur tersebut tidaklah pernah ada.

Ke-12 PAC dalam waktu akan mengirimkan surat kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kapuas. Sekaligus mengirimkan data nama-nama kepenggurusan DPC PBB yang baru.

“Dalam anggaran rumah tangga, Bab I, pasal 3 poin 2 disebutkan, anggota kader mempunyai hak, seperti menyampaikan pendapat secara lisan maupun tulisan. Mengikuti kegiatan partai, memilih dan dipilih sebagai pimpinan partai, setinggi-tingginya pimpinan tingkat Dewan Pimpinan Cabang,” ungkap Rahmadani.

Oleh karena itu pihaknya meminta agar kepenggurusan DPC PBB yang dulu dikembalikan lagi, sambil menunggu perintah Dewan Pimpinan Pusat Partai Bulan Bintang.

Seperti diketahui bahwa Dewan Pimpinan Cabang PBB Kabupaten Kapuas sebelumnya adalah Pahmi dengan beberapa pengurus yang lainnya. (bro/red)