BUNTOK – Tali tambat kapal tongkang tiba-tiba mengencang dan membuat satu orang anak buah kapal terpental dan tewas. Insiden mengenaskan itu terjadi di Dermaga Jelapat Kota Buntok Kabupaten Barito Selatan, Kamis (12/10/2017).

Informasi dihimpun, korban tewas atas nama M Jakfar, warga Arab Melayu, Jambi. Dia tewas akibat luka di bagian kepala, di atas tongkang pengangkut minyak sawit, Citra Nabati 123.

baca juga: Tak Ada Korban, Rumah Ariel Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik

Korban bekerja sebagai ABK di kapal tarik TB Kawan Kita I, milik agen PT Empat Saudara Duta Maritim Banjarmasin Kalimantan Selatan.

Kapolsek Dusun Selatan, AKP Budiono mengatakan, saksi-saksi menyebutkan, kejadian berawal pada saat kapal hendak berangkat.  Sekitar 15 orang ABK berusaha melapas dan menarik tali tambat yang jaraknya sekitar 150 meter di darat.

Namun tali tambat tersebut tidak mampu ditarik secara manual karena tersangkut tumpukan kayu yang terkumpul di Dermaga. Karena itu, tali tambat ditarik menggunakan kapal TB Kawan Kita I.

baca juga: Yussak Angga: Pilkades Serentak di Barsel Aman dan Lancar

Pada saat tali toing ditarik dan tiba-tiba mengencang hingga menghempaskan tubuh Jakfar yang berdiri terlalu dekat.

“Korban pun terpental dan kepalanya terbentur menghantam lantai dan menyebakkan luka robek pada bagian pelipis kiri,” kata Budiono.

Melihat kejadian tersebut, korban dievakuasi ke Rumah Sakit Jaraga Sasameh Buntok untuk dilakukan perawatan. Namun beberapa saat kemudian korban meninggal dunia.

Ia menambahkan, jenazah korban sementara masih berada di RS Jaraga Sasameh Buntok dan rencananya akan dibawa pulang kekampung halamannya di Jambi.

“Saat ini kita memanggil kapten kapal untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ucap dia.

BERBAGI