Dua Orangutan Mengamuk, Serang Warga Desa

PALANGKA RAYA, Mediaborneo.com – Setelah ramai kasus pembunuhan orangutan di Kabupaten Barito Selatan, kali ini, di Sungai Raja, Kabupaten Sukamara, dua primata dilindungi ini mengamuk, kemudian menyerang warga yang sedang beraktivitas di sawah.

Sementara, laporan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng diterima pada Sabtu (10/2/2018) sekitar pukul 08.30 WIB.

Kepala BKSDA Kalteng Adib Gunawan mengatakan, dua orangutan ini masuk areal hutan dekat dengan persawahan kemudian menyerang warga.

“Orangutan terakhir terlihat pada hari Kamis lalu,” katanya di Palangka Raya.

Menindaklanjuti laporan serangan tersebut lanjut Adib, pihaknya telah melakukan pengecekan lapangan di Kecamatan Jelai pada pukul 13.00 WIB dengan mengajak kades setempat.

“Namun orangutan tidak ditemukan. Hanya terlihat empat sarang lama serta bukti tanaman yang dihancurkan ketika menyerang yakni pohon pisang dan tebu. Jarak dari lokasi gangguan ke hutan terdekat sekitar 1 kilometer,” tutupnya. (fer)