Sembilan Warga Binaan Rutan Buntok Dapat Remisi Natal

BUNTOK — Dari 20 orang warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Buntok, Barito Selatan (Barsel) yang beragama Nasrani, sebanyak sembilan orang mendapatkan remisi Natal.

“Dari sembilan orang warga binaan yang mendapatkan remisi Natal sebanyak tujuh orang mendapatkan remisi satu bulan, satu orang mendapatkan remisi15 hari dan satu orang kasus PP 99 juga dapat remisi satu bulan,” kata kepala Rutan Buntok Mastur, Kamis (7/12/2017).

Ia mengatakan, remisi diberikan lantaran narapidana telah memenuhi persyaratan yakni antara lain mengikuti pembinaan dan berkelakukan baik. Serta juga tidak melakukan pelanggaran tata tertib permasyarakatan.

Karena lanjut dia, sesuai aturan bahwa setiap narapidana berhak mendapatkan remisi apabila memenuhi syarat berkelakuan baik dan telah menjalani masa pidana lebih dari enam bulan.

Ia menjelaskan, untuk narapidana yang dimaksud dalam PP Nomor 99 itu, ada beberapa persyaratan khusus seperti bersedia bekerjasama dengan penegak hukum untuk membantu membongkar perkara tindak pidana yang dilakukannya.

Serta telah membayar lunas denda dan uang pengganti sesuai dengan putusan pengadilan untuk narapidana yang dipidana karena melakukan tindak pidana korupsi.
“Tujuan pemberian remisi untuk menumbuhkan motivasi dan kesadaran agar para narapidana berkelakuan baik,” ucap dia.

Ia menambahkan, adapun untuk penghuni rutan secara keselurahan sampai hari ini berjumlah 140 orang. Sedangkan kapasitas rutan bisa menampung 150 orang, jadi rutan buntok tidak overkapasitas.

Selain itu, lanjut dia, untuk kasus yang paling dominan warga binaan ini yaitu kasus narkoba sebanyak 50 orang. Sedangkan yang lainnya berbagai macam kasus. (utu)