Beranda Headlines Korpri Harus Menjadi Pilar Pemersatu Bangsa

Korpri Harus Menjadi Pilar Pemersatu Bangsa

BERBAGI
Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat memimpin upacara hari ulang tahun Korps Pegawai Negeri di Kabupaten Kapuas.

KAPUAS – Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat berpesan agar hari ulang tahun Korps Pegawai Negeri (KOPRI) dijadikan pilar pemersatu bangsa. Hal itu dia sampaikan saat memberi sambutan saat menjadi pemimpin upacara, Kamis (30/11/2017).

Baca juga: Bupati Kapuas Lepas Kafilah MQK untuk Berlaga di Tingkat Nasional

“Kita ingin Korpri menjadi organisasi dengan budaya yang penuh inovasi dan kreativitas yang modern dan efisien dan yang melayani dengan jiwa dan semangat Pancasila,” kata Ben Brahim.

Peringatan HUT Korpri ke-46 yang dirangkai dengan Hari Nusantara ke18 berlansung di Lapangan Kantor Bupati Kapuas Jalan Pemuda Km 5,5 Kuala Kapuas. Rangkaian upacara berlangsung khidmad.

Upacara diawali dengan menyanyikan lagu Mars Korpri. Kemudian pengibaran bendera merah putih, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, pembacaan UUD 1945 dan panca prasetya Korpri.

Baca juga: Bupati Kapuas Kukuhkan Pengurus Karang Taruna di 4 Kecamatan

Presiden Joko Widodo dalam sambutan yang dibacakan Bupati Kapuas Ben Brahim mengatakan, peringatan HUT Korpri harus menjadi pilar utama pemersatu bangsa. Dimana aparatur sipil negara sebagai agen perekat kebinekaan.

Dalam kesempatan itu Ben juga menyerahkan piagam penghargaan kepada PNS berprestasi. Kemudian penyerahan piala kepada pemenang lomba kebersihan Kantor SOPD serta tali asih kepada PNS purnatugas.

Baca juga: Ben Brahim Berpesan Supaya Peserta Perkemahan MA Kapuas Saling Menghormati

Ditempat terpisah Suwarno Muriyat selaku Ketua Tim Penilai Lomba Kebersihan SOPD mengatakan lomba dilakukan sebagai upaya mendukung penilaian adipura.

“Sebagai sebuah korps profesi mempunyai tuntutan untuk dapat mempererat solidaritas para anggotanya, mendorong pengembangan kompetensi sumber daya manusia agar menjadi aparatur yang professional. Selain itu Korpri harus mampu menjaga netralitas organisasi, menempatkan pelayanan masyarakat di atas kepentigan pribadi, organisasi dan golongan,” ungkapnya. (bro)

BERBAGI